Pages

Wednesday, December 15, 2010

Indonesia Bangsa yang Konsumtif????

Telepon genggam atau ponsel atau bahasa sehari-harinya hape, bukan menjadi barang asing dan baru di hampir seluruh kalangan masayarakat kita. Terutama kalangan mahasiswa. Hampir dapat dipastikan, semua mahasiswa telah atau pernah memiliki hape. Selain sebagai alat komunikasi yang mudah dipergunakan, hape juga dapat menjadi sarana eksistensi melaui berbagai fitur di dalamnya. Pada umumnya, berbagai merek dan tipe hape sudah menyediakan fasilitas internet, bahkan ada smartphone yang memiliki fasilitas pendukung dan menarik lainnya seperti wifi, media obrolan via pesan (chattting), dan masih banyak lagi.
Sepertinya, perusahaan telepon selular sedang berpikir keras untuk memunculkan berbagai ide baru dalam mencuri perhatian masyarakat khususnya mahasiswa dan diaplikasikan dengan tipe hape baru. Padahal kalau diperhatikan lebih lanjut, sebenarnya keunggulan serta kegunaan dari tiap-tiap merek hape hampir serupa. Tetapi, bukan hanya itu saja yang peting menjadi pertimbangan. Untuk sebagian besar masyarakat, memiliki hape dengan tipe terbaru dan tercanggih bisa mendatangkan kepuasan tersendiri sehingga mereka merasa masih diakui eksistensinya di lingkungannya. Maka, tak jarang setiap high brand hape dengan tipe terbaru menjadi incaran bagi masyarakat. Sifat konsumtif ini bisamenimbulkan efek positif dan negatif. efek positifnya, perusahaan hape terus berinovasi serta memadukan kreativitas terbaru untuk produknya, terbukanya peluang pemasaran hape melalui counter hape yang meluas, makin maraknya penjual pulsa yang juga ikut kecipratan keuntungan dari berbagai provider hape, dan keuntunga lainnya secara ekonomis dan lingkungan. Namun, tanpa disadari sifat konsumtif ini juga dapat berakibat buruk dimasa kini dan mendatang. Dimana, masyarakat kita hanya bisa menjasi pemakai bukan pembuat karena biasanya perusahaan pembuat hape berasal dari luar negeri, pergantian produk yang cepat sehinggal produksi di pasaran terbatas, sebagian perusahaan yang mencipatakn model terbaru yang tidak ramah lingkungan karena ada beberapa pihak yang menyatakan bahwa radiasi yang ditimbulkan dari hape baik melalui audio atau visual dapat berakibat buruk jangka panjang bagi kesehatan kita.
Hal-hal ini sebaiknya perlu diperhatikan lagi agar tidak melupakan fungsi utama hape yakni berkomunikasi. Serta perlu ada kejelian dari masyarakat untuk mengklasifikasikan kebutuhan dari hape tersebut agar tidak berlebihan dalam memnentukan produk mana yang cocok digunakan. Saya yakin bahwa masyarakat kita cukup bijak untuk memutuskan. Jadilah bangsa yang produktif bukan konsumtif.


No comments:

Post a Comment