Staf pengendali dari sistem pembayaran biasanya mencegah manajer lini dari penggunaan kompensasi sebagai alat strategis. Fleksibilitas mengingat kompensasi untuk karyawan dan manajerial dibutuhkan untuk memungkinkan terjadinya perpindahan jangka pendek dalam persaingan yang dapat mendorong usaha untuk meraih tujuan jangka panjang.
Ø Pembagian keuntungan (profit sharing)
Ø Pembagian Gain (gain sharing), menuntut semua karyawan untuk membuat target kinerja, jika hasil actual melebihi target maka semua karyawan akan mendapatkan bonus.
Ø Sistem bonus (bonus system)
Lima tes yang biasa digunakan untuk mengetahui apakah rencana pengajian-kinerja akan memberi mafaat bagi perusahaan :
1. Apakah rencana tersebut memperoleh perhatian?
2. Apakah karyawan paham akan rencana tersebut?
3. Apakah rencana tersebut meninggalkan komunikasi?
4. Apakah rencana tersebut benar-benar akan dibayar jika target telah tercapai?
5. Apakah perusahaan atau unitnya berkinerja lebih baik?
Mengelola Penolakan Terhadap Perubahan
Dapat dilihat sebagai ancaman tunggal terbesar bagi keberhasilan implementasi strategi. Contoh penolakan dalam bentuk sabotase mesin produksi, absensi, menyebarkan isu yang tidak benar, dan ketidakinginan bekerja sama biasanya terjadi dalam organisasi.
Strategi memaksakan perubahan ialah memberikan perintah dan mendorong perintah tersebut agar dilaksanakan; strategi ini memiliki kelebihan berupa kecepatan, namun menimbulkan rendahnya komitmen dan penolakan yang kuat.
Strategi mengajarkan perubahan (educative change strategy) memberikan informasi untuk meyakinkan orang tentang pentingnya perubahan; kekurangan dari sisi strategi edukasi ialah implementasinya yang lambat dan sulit. Namun, strategi ini bisa mendorong komitmen yang lebih tinggi dan penolakan yang lebih lemah dari strategi pemaksaan.
Strategi menimbulkan ketertarikan dan merasionalkan perubahan (rational and self-interest change strategy) adalah startegi untuk meyakinkan individu bahwa perubahan member keuntungan personal bagi mereka. Ketika ransangan tersebut berhasil, implementasi sgtrategi dapat dilakukan dengan relative mudah. Namun demikian, implementasi perubahan kadang merupakan keuntungan bagi setiap orang.
Mengelola Lingkungan Hidup
Tantangan ekologi yang dihadapi semua organisasi membutuhkan perumusan strategi oleh manajer yang mampu memelihara dan menjaga sumber daya alam dan mengendalikan polusi. Isu lingkungan hidup khusus seperti penipisan ozon, pemanasan global, penggundulan hutan tropis, kehancuran habitat binatang, perlindungan hewan langka, pengembangan produk dan kemasan yang bisa di daur ulang, manajemen limbah, kebersihan udara, kebersihan air, erosi, kerusakan sumber daya alam, dan pengendalian polusi. Perusahaan meningkatkan pengembangan produk hijau yang bisa di daur ulang dan/atau dibuat dari bahan daur ulang. Produk hijau terjual dengan baik.
Perusahaan harus merumuskan dan menerapkan strategi dengan perspektif lingkungan. Strategi berbasis lingkungan termasuk melakukan bisnis hijau, divestasi atau menutup bisnis yang merusak lingkungan, menjadi produsen berbiaya rendah melalui minimalisasi limbah dan pemeliharaan energy, serta melakukan strategi diferensiasi melalui produk hijau.
Menciptakan Budaya Mendukung Strategi
Jack Duncan menggambarkan triangulation sebagai suatu tekhnik multimetode yang efektif untuk mempelajari dan mengubah budaya organisasi. Triangulation meliputi kombinasi penggunaan observasi yang memaksa, kuesioner yang diisi sendiri, dan wawancara personal untuk menentukan karakter alami dari budaya organisasi untuk memanfaatkan strategi.
Elemen-elemen berikut yang paling berguna untuk mengaitkan budaya dengan strategi :
ü Pernyataan formal dari filosofi organisasi, piagam, kredo, materi yang digunakan untuk melakukan seleksi dan rekruitmen, serta sosialisasi.
ü Desain dari ruang-ruang fisik, penampilan kantor dari luar, dan gedung.
ü Model anutan, pengajaran, dan pelatihan oleh pemimpin.
ü Penghargaan eksplisit dan sistem status, criteria promosi.
ü Cerita, legenda, mitos, dan kisah bijak tentang orang dan kejadian penting.
ü Apa yang menjdai perhatian pemimpin, ukuran, dan kendali.
ü Reaksi pemimpin terhadap insiden kritis dan krisis organisasi.
ü Bagaimana perusahaan dirancang dan diatur.
ü Sistem dan prosedur organisasi.
ü kriteria yang digunakan untuk rekruitmen, seleksi, promosi, demosi, pension, dan “excomucatio” atas orang-orang.
Perhatian Terhadap Produksi/Operasi Ketika Melakukan Implementasi Strategi
Implementasi strategi dan manajemen produksi
| Tipe organisasi | Strategi yang ditetapkan | Penyesuaian dalam strategi |
| Rumah sakit | Menambahkan sebuah pusat kanker (pengembangan Produk) | Membeli alat khusus dan menambah orang berkeahlian khusus |
| Bank | Menambah sepuluh cabang baru (pengembangan pasar) | Melakukan analisis lokasi |
| Produsen Bir | Membeli perkebunan (integrasi ke belakang) | Merevisi kontrol persediaan |
| Produsen Baja | Mengakuisisi jaringan restoran cepat saji (diversifikasi konglomerat) | Meningkatkan sistem kontrol kualitas |
| Perusahaan komputer | Membeli jaringan distribusi ritel (integrasi ke depan) | Memodifikasi sistem pengiriman, pengemasan, dan transportasi |
Manajer produksi/operasi perlu menyadari , bahwa pelatihan silang dapat menimbulkan masalah yang berhubungan dengan isu-isu berikut ini :
1. ia memaksa manajer untuk memiliki peran yang lebih menekankan pada bimbingan dan pelatihan daripada peran mengarahkan dan mendorong.
2. Ia memerlukan investasi yang substansial dalam pelatihan dan insentif.
3. Ia mungkin membutuhkan waktu yang lama.
4. Pekerja yang ahli mungkin akan tidak menyukai pekerja yang tidak memiliki keahlian.
5. Karyawan yang lebih tua mungkin tidak ingin mempelajari keahlian baru.
Perhatian Terhadap Sumber Daya Manusia Ketika Mengimplementasikan Strategi
Tugas dari manajer SDM adalah melakukan perubahan secara cepat beriringan dengan perubahan ukuran dan organisasi perusahaan. Tanggung jawab strategis dari manajer SDM meluputi penilaian terhadap kebutuhan dan biaya staf untuk pengajuan strategi alternative dan pengembangan rencana pembentukan staf bagi implemntasi strategi yang efektif.
Tanggung jawab manajer SDM yang lain mencakup membuat dan mengatur program kepemilikan saham oleh karyawan (ESOP), membuat kebijakan yang efektif mengenai perawatan, dan menyediakan kepemimpinan bagi manajer dan karyawan melalui cara yang menungkinkan mereka menyeimbangkan kehidupan rumah tangga dengan pekerjaan.
Masalah SDM yang timbul ketika strategi diterapkan oleh perusahaan:
1. Gangguan pada struktur sosial dan politik
2. Kegagalan untuk mencocokkan kemampuan individu dengan tugas implementasi
3. Dukungan manajemen tingkat atas yang tidak memadai dalam aktivitas implemetasi strategi.
Employee Stock Ownership Plan (ESOP)
Ialah imbalan bagi karyawan yang legal dari sudut pandang perpajakan dengan kontribusi yang jelas, dimana karyawan membeli saham perusahaan dengan cara meminjam uang atau melalui kontribusi kas. ESOP mendorong karyawan untuk bekerja seperti layaknya pemilik.
Menyeimbangkan Kehidupan Kerja dan Kehidupan Rumah Tangga
Strategi pekerjaan/pekerjaan kini menjadi populer di antara perusahaan-perusahaan pada masa ini, dimana strategi ini memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan-perusahaan yang menawarkan bantuan perawatan orang tua, jadwal yang fleksibel, pembagian pekerjaan, manfaat adopsi, perkemahan musim panas, lini bantuan karyawan, perawatan binatang peliharaan, dan bahkan layanan pemberian refrensi untuk perawatan taman.
Keuntungan dari Keberagaman Angkatan Kerja
Keuntungan utama memiliki angkatan kerja yang beraneka ragam berdasarkan tingkat kepentingannya (artikel wall streest journal) :
ü Meningkatkan budaya perusahaan
ü Meningkatkan moral karyawan
ü Memicu kesetiaan karyawan yang lebih tinggi
ü Membuat proses rekruitmen karyawan baru menjadi lebih mudah
ü Mengurangi keluhan dan litigasi
ü Meningkatkan keluhan dan litigasi
ü Meningkatkan kreativitas
ü Mengurangi perselisihan pribadi antarkaryawan
ü Memungkinkan organisasi pindah ke pasar yang sedang tumbuh
ü Meningkatkan hubungan dengan klien
ü Meningkatkan produktivitas
ü Memperbaiki kinerja tingkat bawah
ü Memaksimalkan identitas merek
ü Mengurangi biaya pelatihan.
No comments:
Post a Comment